Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Kapasitas Kelas Dijaga Maksimal 36 Siswa di SMP, Ungkap Kepala Bidang Dikdas

Kapasitas Kelas Dijaga Maksimal 36 Siswa di SMP, Ungkap Kepala Bidang Dikdas

by Redaksi Cuitan Kaltim
11 April 2026
in Bontang, Pendidikan, Umum
0
Salah satu SMPN di Bontang

Salah satu SMPN di Bontang

Share on Facebook

CUITANKALTIM,COM, BONTANG – Disdikbud Bontang menetapkan jumlah maksimal siswa per kelas di SMP negeri sekitar 36 orang.

Kebijakan ini bertujuan menjaga kualitas pembelajaran. Kelas yang terlalu padat dinilai kurang efektif.

Kepala Bidang Dikdas, Nuryadi Bachtiar, menjelaskan angka tersebut sudah sesuai standar. Dengan jumlah itu, interaksi guru dan siswa tetap optimal. Pembelajaran menjadi lebih fokus.

Ia menegaskan tidak ada kelas yang diisi melebihi kapasitas. Semua sekolah wajib mengikuti ketentuan ini. Pengawasan akan dilakukan selama proses penerimaan.

“Jmlah siswa yang ideal juga berdampak pada kenyamanan belajar. Ruang kelas tidak terlalu sesak. Siswa dapat belajar dengan lebih baik,” ucapnga, Jumaat (10/4/2026).

Disdikbud juga memperhatikan aspek kesehatan. Kepadatan kelas dapat mempengaruhi kondisi fisik siswa. Oleh karena itu batas maksimal harus dijaga.

Kebijakan ini juga didukung oleh tenaga pendidik. Guru merasa lebih mudah mengelola kelas dengan jumlah siswa yang tidak berlebihan. Proses evaluasi pun lebih efektif.

Nuryadi berharap sekolah dapat mematuhi aturan ini. Tidak ada pengecualian bagi sekolah manapun. Semua demi kualitas pendidikan.

“Batas maksimal ini penting untuk menjaga mutu pembelajaran,” katanya. (MH/ADV)

Post Views: 375
Tags: Disdikbud BontangNuryadi BachtiarSiswa SMPN di Bontang
Share50Send

Related Posts

Peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD Kota Bontang 2026

O2SN Bontang Tak Hanya Jadi Ajang Kompetisi, Juga Jadi Ajang Pembinaan Atlet

by Redaksi Cuitan Kaltim
28 Mei 2026
0
55

BONTANG - Ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD Kota Bontang 2026 pada cabang olahraga renang dijadikan sebagai pembinaan...

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Bontang, Ishak Karangan

Disdikbud Bontang: Perekrutan Guru Pengganti Bisa Kurangi Pengangguran

by Redaksi Cuitan Kaltim
28 Mei 2026
0
120

BONTANG - Program perekrutan guru pengganti di Kota Bontang dinilai tidak hanya menutupi kekurangan tenaga pendidik, tetapi juga membantu menekan...

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Bontang, Ishak Karangan

Disdikbud Sebut Bontang Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

by Redaksi Cuitan Kaltim
28 Mei 2026
0
106

BONTANG - Pemerintah Kota Bontang dinilai semakin memprioritaskan sektor pendidikan dibanding bidang lainnya. Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Guru dan Tenaga...

Next Post
Suasana munaqosah Al-Qur’an metode Ummi siswa SD IT Yabis.

Metode Ummi Jadi Andalan SD IT Yabis Bontang dalam Pembelajaran Al-Qur’an

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Prosesi pemakaman bayi yang meninggal dunia usai menjalani penanganan medis di RS Santa Elisabeth Bengalon.

    Kasus Kematian Bayi di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim Masih Diselidiki Polisi

    273 shares
    Share 109 Tweet 68
  • Jadwal Kapal PELNI Juli 2026 dari Pelabuhan Bontang Resmi Dirilis, Catat Tanggal dan Rute Lengkapnya

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Mediasi Gugatan Perdata Basri Rase Kembali Dijadwalkan, Tergugat Siapkan Rekonvensi

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Gerak-gerik Mencurigakan di Jalan HM Ardans Bontang, Dua Pria Dibekuk Polisi

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Wali Kota Bontang Tekankan OPD Terus Perkuat Tata Kelola Data Pemerintahan

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
Pogres pembagunan IKN

Basuki Beberkan Progres IKN, Jalan Tol hingga Kawasan Legislatif Masih Dibangun

17 Juli 2026
Barang bukti yang diamankan Polres Bontang

Terendus dari Laporan Warga, Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Sabu 10,22 Gram di Bontang

17 Juli 2026
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat diwawancarai awak media

Tahun Ajaran Baru, Wali Kota Bontang Tekankan Guru Jaga Mutu Pendidikan

17 Juli 2026
Wali Kota Bontang saat diwawancarai awak media

Wali Kota Bontang Tekankan OPD Terus Perkuat Tata Kelola Data Pemerintahan

16 Juli 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang