Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Konflik Batas Kampung Sidrap: Gubernur Kaltim Dorong Penyelesaian di MK

Konflik Batas Kampung Sidrap: Gubernur Kaltim Dorong Penyelesaian di MK

by Redaksi Cuitan Kaltim
11 Agustus 2025
in Kutai Timur, Umum
0
Gubernur Kalimatan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud dan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud saat sambutan di lokasi mediasi Kampung Sidrap antara Kutim dan Bontang

Gubernur Kalimatan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud dan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud saat sambutan di lokasi mediasi Kampung Sidrap antara Kutim dan Bontang. (Dok:Cuitan)

Share on Facebook

KUTIM – Gubernur Kalimatan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengunjungi warga di Jalan Sidrap Dalam RT Dusun Batang Bengkal, Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Senin (11/8/2024)5).

Kunjungan itu dengan tujuan mediasi perbatasan Kampung Sidrap antara Bontang dan Kutim yang didampingi Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud.

Dalam sambutanya. Dia menjelaskan, permasalahan tapal batas Kampung Sidrap Bontang dan Kutim ini adalah “sepakat untuk tidak sepakat” dan ini semua akan dibawa ke Mahakama Konstitusi (MA).

“Untuk selsaikan harus ke MA, karna saya lihat mediasinya sepakat untuk tidak sepakat,” katanya.

“Intinya ini de facto milik Bontang, de jure milik Kutim,” tambahnya.

Untuk itu kata dia, proses penetapan batas wilayah tentu akan mengacu pada aturan hukum yang berlaku dan melibatkan masukan masyarakat.

Catatannya, hukum tidak hanya berkaitan dengan hukum administratif saja. Tetapi banyak aspek yang perlu dipertimbangkan.

Salah satunya adalah aspek ekonomi, sosial, budaya, keamanan dan jaminan sosial.

“Pentingnya adalah tidak boleh ada diskriminasi pelayanan akibat perbedaan persepsi batas wilayah ini, kita ini Indonesia dan semua warga Kaltim,” bebernya.

Maka dari itu, lanjut dia, warga Sidrap yang akan menentukan, apakah masuk ke Bontang atau Kutim. Namun yang perlu diperhatikan adalah mengenai dokumen.

“Silahkan pilih mana dan tidak ada masalah itu. Tentu perlu kita perhatikan dokumen. Baik itu kependudukan, KTP-nya, KK-nya, warga ini tertera penduduknya daerah mana? Ini yang perlu kita perhatikan,” jelasnya.

Tak sampai disitu, Ketua DPD Golkar Kaltim ini juga menjelaskan soal standar pelayanan minimum (SPM)

“Pelayanan publik selama ini anak-anak kita sekolahnya di mana? Karena yang paling penting adalah SPM,” urainya.

Dalam SPM, pertama adalah pendidikan, kedua kesehatan, dan ketiga infrastruktur strategis. Termasuk di dalamnya lapangan pekerjaan dan aminan sosial.

“Ini tugas penting, baik kami di provensi, maupun kutim dan bontang. Jangan masalah peta itu menjadikan kita terbatas,” tegasnya.

Terakhir paparanya, berkaitan dengan Puskesmas ataupun fasilitas kesehatan yang digunakan berasal dari wilayah mana.

Kemudian, Jalan, air bersih, listrik selama ini yang dibangun oleh pemerintah yang mana. Administrasi dan pajak.

“Ini juga penting. Warga membayar pajak bumi dan bangunannya ini ke pemerintah yang mana? Apa ke bontang atau kutim? Warga memilih administrasi dikelola daerah mana? Karena ini masuk di dalam sengketa yang harus diselesaikan,” pungkasnya. (*/Ayb)

Post Views: 182
Tags: BontangHasanuddin Mas'udKampung SidrapKutimRudy Mas'udSangketa Kampung SidrapSangketa LahanTapal Batas
Share32Send

Related Posts

Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib.

59 Remaja Hamil dalam Lima Bulan Jadi Alarm Keras, Bontang Tak Bisa Lagi Berlindung di Balik Predikat Kota Layak Anak

by Redaksi Cuitan Kaltim
8 Juli 2026
0
209

BONTANG, CUITANKALTIM.COM - Lonjakan kasus kehamilan remaja di Kota Bontang menuai sorotan tajam dari Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib. Berdasarkan...

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud (Harum), melantik dan mengambil sumpah jabatan 110 aparatur sipil negara (ASN)

Rotasi 110 Pejabat Pemprov Kaltim, Gubernur Tekankan Sistem Merit

by Redaksi Cuitan Kaltim
30 Juni 2026
0
86

SAMARINDA, CUITANKALTIM.COM - Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud (Harum), melantik dan mengambil sumpah jabatan 110 aparatur sipil negara (ASN) di...

Workshop Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru Sekolah Eka Tjipta PSM 3 Kalseltim Wilayah Kutim membahas penguatan kurikulum, pembelajaran, hingga digitalisasi pendidikan. (Istimewa)

Guru dan Kepala Sekolah Eka Tjipta Ikuti Workshop Peningkatan Kompetensi, Bahas Kurikulum hingga Digitalisasi Pembelajaran

by Redaksi Cuitan Kaltim
24 Juni 2026
0
69

KUTIM, CUITANKALTIM.COM - Sekolah Eka Tjipta PSM 3 Kalseltim Wilayah Kutai Timur (Kutim) menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dan...

Next Post
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman

Pemkot Bontang Minta 7 RT di Kampung Sidrap Legowo, Ardiansyah Tetap Konsisten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Prosesi pemakaman bayi yang meninggal dunia usai menjalani penanganan medis di RS Santa Elisabeth Bengalon.

    Kasus Kematian Bayi di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim Masih Diselidiki Polisi

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Jadwal Kapal PELNI Juli 2026 dari Pelabuhan Bontang Resmi Dirilis, Catat Tanggal dan Rute Lengkapnya

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Mediasi Gugatan Perdata Basri Rase Kembali Dijadwalkan, Tergugat Siapkan Rekonvensi

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Gerak-gerik Mencurigakan di Jalan HM Ardans Bontang, Dua Pria Dibekuk Polisi

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Wali Kota Bontang Tekankan OPD Terus Perkuat Tata Kelola Data Pemerintahan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
AKBP Aryansyah Pimpin Polres Kutim

AKBP Aryansyah Pimpin Polres Kutim, Berbekal Pengalaman Ungkap Kasus Siber Internasional

18 Juli 2026
Pogres pembagunan IKN

Basuki Beberkan Progres IKN, Jalan Tol hingga Kawasan Legislatif Masih Dibangun

17 Juli 2026
Barang bukti yang diamankan Polres Bontang

Terendus dari Laporan Warga, Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Sabu 10,22 Gram di Bontang

17 Juli 2026
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat diwawancarai awak media

Tahun Ajaran Baru, Wali Kota Bontang Tekankan Guru Jaga Mutu Pendidikan

17 Juli 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang